Karena sempat sakit dan istirahat cukup lama, akhirnya baru sempat posting hari ini. Tulisan ini dulu, yang tentang saya sakit dan tulisan tentang kesehatan seksual menyusul. Saya mulai dengan postingan yang serem juga judulnya. Tetapi ini memang terjadi. Jadi terdakwa gara-gara kena tilang. Hehe. Karena pelanggaran yang masih belum jelas maksudnya buat saya dan bisa jadi juga buat yang lain. Waktu itu maunya makan siang, eh malah bertemu dengan bapak-bapak polisi jaman sekarang. Polisi jaman sekarang? Ya tahulah maksudnya. Setelah berkenalan dengan bapak-bapak polisi, akhirnya dapat selembar kertas atau slip merah ini.
Archive for April, 2008
Akhirnya, Saya Jadi Terdakwa!
April 23, 2008Jadi Makelar Dildo!
April 3, 2008Jam sepuluh tadi pagi HP berbunyi. Ada SMS masuk. Dari kolega saya di Indonesia Sexuality Forum(ISF), Mbak Laily Hanifah. “Dok, saya lagi di RS Dharmais, apa saya bisa telfon?” bunyi smsnya. Setengah jam berikutnya saya yang telfon. Kita cerita progres ISF, memang rada mundur karena dana sponsor kami Ford Foundation masih nyangkut di sekretaris negara. Ini juga yang bikin program Rumah Remaja KISARA jadi tersendat. Okay, setelah banyak diskusi di telfon Mbak Laily menyampaikan titipan pesan dari kolega kami yang lain, salah satu aktivis perempuan handal dari Yayasan Kesehatan Perempuan, Ibu Ninuk Widyantoro. “DokIbu Ninuk pesan dildo dari Bali, bisa?” ini disampaikan Mbak Laily. Read the rest of this entry »
Tanya Tuhan
April 3, 2008God, are u still up there?
Please, let me know what will happened soon with our further generation..
You can even send me sms for the answer, you know my number, right?
I`m still waiting..
Ketika Remaja Bersuara Untuk Perubahan
April 2, 2008![]()
Artikel ini juga untuk mengingat Konferensi Nasional Kesehatan Reproduksi Remaja tiga tahun lalu:
“Minum teh boleh tawar, beli baju boleh nawar, hak kespro nggak bisa ditawar”
Tag line atau slogan di atas menunjukkan apa yang saat ini ingin diperjuangkan oleh remaja kita bahwa pemenuhan hak-hak kespro (kesehatan reproduksi) dan seksualitas memang tidak bisa ditawar lagi untuk bisa menjawab segala permasalahan remaja saat ini, termasuk permasalahan kespro dan seksualitas yang tentunya berkaitan dengan HIV/AIDS dan narkoba. Tentunya ini demi masa depan bangsa juga! Slogan tersebut selalu dikumandangkan dalam agenda Konferensi Nasional Kesehatan Reproduksi Remaja 11-13 April 2005 di Yogyakarta tiga tahun yang lalu atau yang dalam kesempatanitu disebut “Gawe Bareng Remaja”. Apa yang telah terpaparkan dan apa yang telah didiskusikan di konferensi ini, membuat para peserta bergerak aktif membuat dua inisiatif penting untuk memperjuangkan hak-hak kespro remaja. Read the rest of this entry »
Saatnya Remaja Benar-Benar Diperhatikan!
April 2, 2008Artikel ini untuk mengenang Konferensi Nasional Kesehatan Reproduksi Remaja tiga tahun lalu:
Ada banyak paparan menarik yang dieksplorasi dalam Konferensi Nasional Kesehatan Reproduksi Remaja di Yogyakarta, 11-13 April 2005 yang lalu. Konferensi yang dihadiri organisasi-organisasi peduli Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di Indonesia ini ingin mengingatkan kembali betapa strategisnya posisi remaja. Jumlah remaja (10-24 tahun) saat ini adalah sejumlah 65,6 juta jiwa, yang berarti sekitar 30% dari total penduduk Indonesia. Konferensi ini sekaligus menggaris bawahi betapa pentingnya remaja untuk diperhatikan dalam hal pemenuhan hak-hak kesehatan reproduksi dan seksualnya, karena bila tidak dilakukan secara serius maka bisa jadi negara ini akan makin terpuruk dengan permasalahan yang semakin menumpuk yang dialami oleh remaja, yang katanya calon generasi penerus negara dan bangsa ini. Read the rest of this entry »
