Feed on
Posts
Comments

KISARA Ultah ke-14


Setelah minggu lalu saya 3 hari roadshow sebagai pembicara “AIDS Information for Students” di Hard Rock Hotel bekerjasama dengan Hard Rock Hotel, dan syukurnya berjalan sukses, kemarin KISARA juga mengadakan diskusi santai tentang “Komunikasi Seksual Remaja dan Orang Tua” yang juga ramai di KISARA. Semuanya dalam rangkaian HUT KISARA ke-14, yang jatuh tanggal 14 Mei 2008. Ya, KISARA sudah 14 tahun, relawan terus berganti, datang dan pergi. Silakan mengenal KISARA bagi yang belum mengenal KISARA, dan saya ikut ucapkan selamat ulang tahun buat KISARA, semoga tetap dengan komitmennya berjuang buat pemberdayaan kesehatan reproduksi dan seksual remaja di Bali. Silakan visit dan say something lewat blog kisara di www.remajabali.wordpress.com atau ke website KISARA yang segera online di www.kisara.org. Dan ini press release ultah KISARA ke-14, didistribusikan saat acara Bedah Buku “Waktu Tuhan (Wianta)”, sebuah kompilasi tulisan dengan para penulis berbakat yang masih remaja. Continue Reading »

Posting ini saya edit sedikit dan saya reposting untuk bisa ikut mengingat 14 tahun perjalanan KISARA. Fourteen years?..Yeah, rite..Hampir 14 tahun berjalan bersama my beloved KISARA. And this is the profile of KISARA;

flickr-at-lourin.jpg

KISARA PKBI Bali was established on May 14th 1994 as a Youth Information, Education and Counseling Center in Bali. The vision of KISARA PKBI Bali is: “Responsible Youth”, with the mission is providing preventive action through information, education, communication and services in youth SRH including Continue Reading »

It’s gonna kill me the rest of my life/Let me apologize while I’m still alive/I know it’s time to face/All of my past mistakes/It’s gonna kill me for the rest of my life

Ternyata masih ada lagu yang membuat saya merinding waktu mendengarkan, melihat klip dan meresapi makna dalam di tiap kata liriknya. Continue Reading »

(ini adalah tulisan saya di majalah Planet Pria yang baru terbit di Bali. Edisi 2)

Seks saat ini memang telah menjadi suatu hal yang secara terbuka menarik untuk dibahas dan dibicarakan, karena tidak dapat dipungkiri seks adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Tentunya ini sangat jauh berbeda situasinya dengan beberapa dekade lalu. Di saat arus informasi dan komunikasi tidak sederas sekarang, tidak setiap orang mau membicarakannya secara terang-terangan, sebab tidak sedikit masyarakat yang menganggap seks masih tabu buat dibicarakan.

Padahal sejak masa remaja, manusia sangat penasaran dan haus akan informasi tentang berbagai hal yang berkaitan dengan seksualitas. Keingintahuan yang besar membuat manusia berusaha terus untuk mencari informasi dari berbagai sumber. Biasanya membicarakan masalah seksualitas masih dominan antar kelompok sebaya (baik itu dari teman-teman dekat, teman sekantor) maupun dari media-media lain. Sayangnya informasi yang didapat tidak selalu benar dan seringkali tidak dapat dipertanggung jawabkan. Repotnya lagi bila informasi yang salah tersebut mulai diyakini dan akhirnya selalu dipercaya sebagai pedoman untuk berperilaku seksual, malah ini terjadi turun temurun, maka akan mengundang resiko seksual juga di masyarakat kita. Informasi-informasi yang salah mengenai seks inilah yang disebut dengan mitos-mitos seks, yang tentu saja, sekali lagi tidak benar. Continue Reading »

(Ini adalah revisi judul dari artikel saya yang diterbitkan oleh Intisari dalam edisi khusus Healthy Sexual Life terbaru. Judul aslinya “Problema Kesehatan Seksual Usia Muda”). Para blogger dan eksekutif muda perlu tahu tentang ini.

Disfungsi Seksual sering terjadi pada usia muda. Disfungsi Seksual yang paling sering terjadi yaitu Disfungsi Ereksi dan Ejakulasi Dini. Jika selama ini banyak yang beranggapan Disfungsi Ereksi hanya dialami laki-laki usia lanjut, ada baiknya mulai menghilangkan anggapan tersebut. Pasalnya, banyaknya pasien laki-laki usia muda dengan Disfungsi Ereksi membuktikan bahwa dewasa ini banyak laki-laki usia muda bermasalah dengan kesehatan seksualnya. Beberapa kasus menarik yang pernah terdokumentasi misalnya adalah kasus berikut ini. Nadia (bukan nama sebenarnya), 24 tahun, sering berkeluh kesah kepada Asri (bukan nama sebenarnya), sahabat dekatnya, bahwa ia tidak sempat mengalami orgasme ketika berhubungan dengan Indra (bukan nama sebenarnya), 26 tahun, suaminya. Nadia akhirnya datang untuk mengkonsultasikan permasalahannya. “Bagaimana mau orgasme, lha baru sebentar saja suami saya sudah keluar duluan!” ujar Nadia. Nadia dan suaminya sudah menikah selama 2 tahun. Continue Reading »

Masih ada yang ingat The Ladies Room? Mereka adalah salah satu band yang sempat juga berkiprah di jatuh bangunnya musik lokal di Bali. Sudah lama band yang pernah saya bantu untuk memproduseri hingga mereka punya tempat juga di beberapa kalangan ini tidak beraktifitas lagi karena kesibukan masing-masing. Continue Reading »

Karena sempat sakit dan istirahat cukup lama, akhirnya baru sempat posting hari ini. Tulisan ini dulu, yang tentang saya sakit dan tulisan tentang kesehatan seksual menyusul. Saya mulai dengan postingan yang serem juga judulnya. Tetapi ini memang terjadi. Jadi terdakwa gara-gara kena tilang. Hehe. Karena pelanggaran yang masih belum jelas maksudnya buat saya dan bisa jadi juga buat yang lain. Waktu itu maunya makan siang, eh malah bertemu dengan bapak-bapak polisi jaman sekarang. Polisi jaman sekarang? Ya tahulah maksudnya. Setelah berkenalan dengan bapak-bapak polisi, akhirnya dapat selembar kertas atau slip merah ini.

Continue Reading »

Jadi Makelar Dildo!

Jam sepuluh tadi pagi HP berbunyi. Ada SMS masuk. Dari kolega saya di Indonesia Sexuality Forum(ISF), Mbak Laily Hanifah. “Dok, saya lagi di RS Dharmais, apa saya bisa telfon?” bunyi smsnya. Setengah jam berikutnya saya yang telfon. Kita cerita progres ISF, memang rada mundur karena dana sponsor kami Ford Foundation masih nyangkut di sekretaris negara. Ini juga yang bikin program Rumah Remaja KISARA jadi tersendat. Okay, setelah banyak diskusi di telfon Mbak Laily menyampaikan titipan pesan dari kolega kami yang lain, salah satu aktivis perempuan handal dari Yayasan Kesehatan Perempuan, Ibu Ninuk Widyantoro. “DokIbu Ninuk  pesan dildo dari Bali, bisa?” ini disampaikan Mbak Laily. Continue Reading »

Tanya Tuhan

God, are u still up there?
Please, let me know what will happened soon with our further generation..
You can even send me sms for the answer, you know my number, right?
I`m still waiting..

youth-indonesia.jpg
Artikel ini juga untuk mengingat Konferensi Nasional Kesehatan Reproduksi Remaja tiga tahun lalu:

“Minum teh boleh tawar, beli baju boleh nawar, hak kespro nggak bisa ditawar”

Tag line atau slogan di atas menunjukkan apa yang saat ini ingin diperjuangkan oleh remaja kita bahwa pemenuhan hak-hak kespro (kesehatan reproduksi) dan seksualitas memang tidak bisa ditawar lagi untuk bisa menjawab segala permasalahan remaja saat ini, termasuk permasalahan kespro dan seksualitas yang tentunya berkaitan dengan HIV/AIDS dan narkoba. Tentunya ini demi masa depan bangsa juga! Slogan tersebut selalu dikumandangkan dalam agenda Konferensi Nasional Kesehatan Reproduksi Remaja 11-13 April 2005 di Yogyakarta tiga tahun yang lalu atau yang dalam kesempatanitu disebut “Gawe Bareng Remaja”. Apa yang telah terpaparkan dan apa yang telah didiskusikan di konferensi ini, membuat para peserta bergerak aktif membuat dua inisiatif penting untuk memperjuangkan hak-hak kespro remaja. Continue Reading »

Older Posts »